PT. SIL Wilayah Air Sebayur Didemo Masyarakat

Breaking News207 Views

BENGKULU UTARA- Hari ini, kamis 9 September masyarakat kembali melakukan aksi terkait PT. Sandabi Indah Lestari, aksi kali ini dilakukan di lokasi perkebunan wilayah Desa Air Sebayur Kecamatan Pinang Raya, aksi ini merupakan aksi lanjutan dari aksi yang sudah di lakukan. Aksi damai yang diikuti oleh ratusan masyarakat Desa penyanggah dan Desa Desa di wilayah seputaran PT. Sandabi indah Lestari, sebagai mana disampaikan kordinator lapangan saudara Suzandri yang juga merupakan ketua DPC Ormas Gerakan Rakyat Bela Tanah adat (GARBETA) Kabupaten Bengkulu Utara menjelaskan kepada awak media, bahwa aksi ini aksi lanjutan, yang mana akan kita lakukan di lokasi perkebunan PT. Sandabi Indah Lestari wilayah Desa air Sebayur Kecamatan pinang raya dengan tuntutan sebagai berikut:

1. Meminta kepada pemerintah bersikap tegas atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT. sandabi Indah Lestari atas dugaan pengelolaan lahan kawasan hutan produksi (HPK) di wilayah BU 11 pada peta kerja kehutanan kabupaten Bengkulu Utara

2. Meminta kepada pihak PT. sandabi indah Lestari, untuk membuktikan terkait perizinan HGU yang dimiliki, mengingat doduga izin HGU nya belum ada

3. Meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa dan memproses terkait pelanggaran perusakan DAS di wilayah perkebunannya

4. Meminta kepada kepada aparat penegak hukum agar memproses atas dugaan jual beli lahan kawasan hutan negara dengan dalil tukar guling lahan dengan Masyarakat dengan lahan di kawasan hutan HPK

5. Meminta kepada pemerintah untuk mengembalikan kewenangan kawasan hutan HPK Untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,
kita berharap aparat pemerintah dan penegak hukum dapat merespon dan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan masyarakat, jika tidak di respon dengan baik Kami akan kembali lakukan aksi dengan masa lebih besar dan menduduki lahan, jelasnya dengan tegas.

Sementara pada saat aksi orator yang menjadi jurubicara dari kegiatan aksi adalah Dedi Mulyadi yang merupakan ketua umum Garbeta, menyampaikan orasinya ditengah tengah ratusan masa dan di hadapan aparat keamanan dan pihak PT. Sandabi Indah Lestari menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan sandabi seharusnya memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, buka menambah susah dan penderitaan di tengah tengah masyarakat, dan juga meminta kepada pemerintah daerah hingga pusat agar berhenti memberikan izin konsesi lahan untuk perusahaan perkebunan, berikanlah kepada masyarakat agar masyarakat dapat merasakan dan melakukan aktivitas perkebunan di daerahnya sendiri dan bisa sejahtera, ini di ibaratkan bahwa mati di lumbung padi, negeri kaya tetapi rakyatnya miskin, itu penyampaian disaat orasi.
Pada saat orasi juga menyampaikan bahwa kita akan selalu mendampingi dan memperjuangkan apa yang menjadi harapan masyarakat, dengan catatan kita selalu jaga ketertiban dan keamanan, jangan terprovokasi dengan hal hal yang akan menyebabkan konflik di tengah tengah masyarakat, jelasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *