Wujudkan Pelayanan Humanis, Satlantas Polres Blitar Kota Sosialisasikan Program ‘Polantas Menyapa’

BLITAR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kali ini, melalui program bertajuk “Polantas Menyapa,” korps sabuk putih tersebut berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan ramah bagi masyarakat.

Sosialisasi program ini dilaksanakan langsung di Kantor Bersama Samsat Blitar Kota pada Jumat (30/01/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan para wajib pajak mendapatkan pengalaman mengurus administrasi kendaraan bermotor dengan lebih nyaman dan tanpa kendala.

Fokus pada Kenyamanan Wajib Pajak

Kasat Lantas Polres Blitar Kota, melalui Kasi Humas AKP Samsul Anwar, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan implementasi nyata dari pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kami menyiapkan sarana dan prasarana yang lengkap bagi wajib pajak, didukung oleh personel yang ramah dan tanggap. Tujuannya jelas, untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor,” ujar AKP Samsul Anwar dalam keterangannya.

Membangun Kepercayaan Publik

Lebih lanjut, AKP Samsul menekankan bahwa pendekatan humanis merupakan kunci utama dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan komunikasi yang baik antara petugas dan warga, diharapkan citra profesionalisme Polri semakin kuat.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung. Melalui ‘Polantas Menyapa’, pelayanan yang profesional dan humanis menjadi standar utama kami,” tambahnya.

Perluas Jangkauan Layanan

Selain optimalisasi di kantor Samsat dan Satpas, Polres Blitar Kota juga terus menggalakkan layanan SIM Keliling. Layanan jemput bola ini ditujukan bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor pusat. Dengan adanya layanan keliling, proses perpanjangan SIM diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Program inovatif ini merupakan bagian dari komitmen besar Polres Blitar Kota dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan, selaras dengan kebutuhan masyarakat di era digital saat ini.

banner 400x130

Skandal Higienitas Program MBG: Belatung Hidup Ditemukan dalam Menu Mie di MIN 13 Blitar

BLITAR — Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blitar tengah menjadi sorotan publik. Alih-alih memberi asupan nutrisi bagi siswa, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wlingi disebut menyajikan menu mie yang diduga terkontaminasi larva (belatung) saat didistribusikan ke MIN 13 Blitar, Selasa (27/01) pagi.

Kronologi Temuan di Sekolah

Insiden tersebut terungkap sekitar pukul 10.44 WIB ketika siswa hendak menyantap jatah makan siang. Pihak sekolah kemudian menemukan organisme hidup di dalam kemasan makanan sehingga memicu laporan resmi dan komunikasi dengan penyedia makanan.

Menindaklanjuti laporan itu, Kepala SPPG Wlingi, Givan, melakukan kunjungan mendadak ke sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah dan orang tua siswa.

Higienitas MBG Dipertanyakan, Belatung Ditemukan Hidup pada Menu Sekolah.

Sorotan Pengawas: Indikasi Kelemahan pada Sanitasi

Ketua Barisan Relawan Nusantara Raya (BRNR) Kabupaten Blitar, Sutrisno, S.H., selaku pengawas independen program MBG, menyayangkan kejadian ini. Menurut Sutrisno, temuan belatung yang masih hidup mengindikasikan adanya masalah pada prosedur pengolahan atau pengemasan.

“Logikanya sederhana, jika mie sudah dimasak dengan baik, belatung pasti mati. Karena ditemukan masih hidup, besar kemungkinan masuk saat proses penyajian akibat lingkungan yang tidak steril. Ini murni kecerobohan dan sangat merugikan anak-anak,” ujar Sutrisno.

54e36dda fbc4 46cd a63b 1462be484761 scaled
Program MBG Blitar Disorot Usai Menu Mie Diduga Terkontaminasi Belatung.


Catatan Evaluasi dan Kinerja SPPG Wlingi

Menurut data pemantauan BRNR, kasus serupa disebut pernah terjadi pada waktu sebelumnya. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran mengenai efektivitas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan oleh SPPG di bawah naungan Yayasan Pelita Albarkah Indonesia.

Menjawab berbagai kritik, Givan menyatakan pihaknya akan mengambil langkah korektif, antara lain:

  • Evaluasi total terhadap rantai produksi makanan,
  • Memperketat kontrol sanitasi di dapur dan area pengemasan,
  • Memberikan sanksi internal kepada petugas yang diduga lalai agar kejadian tidak terulang.

Desakan Audit oleh Masyarakat

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat serta wali murid mendesak instansi kesehatan dan dinas terkait untuk melakukan audit keamanan pangan terhadap SPPG Wlingi guna memastikan kualitas makanan bagi siswa di Blitar.

Satlantas Polres Blitar Kota Hadirkan Program ‘Polantas Menyapa’, Mudahkan Layanan SIM dan Samsat

BLITAR – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan prima, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota terus menggencarkan program unggulan “Polantas Menyapa”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (22/1) ini menyasar masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor serta pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolres Blitar Kota melalui petugas Satlantas menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi, khususnya terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Ranmor).

Dalam pantauan di lokasi, petugas aktif berinteraksi langsung dengan warga di area pelayanan Samsat dan Satpas. Masyarakat diberikan arahan serta pendampingan agar proses pengurusan surat-surat kendaraan menjadi lebih transparan, cepat, dan mudah dipahami.

“Kami ingin memastikan masyarakat Kota Blitar mendapatkan pelayanan yang humanis. Melalui Polantas Menyapa, kami menekankan pentingnya tertib administrasi identifikasi ranmor guna keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Tak hanya soal administrasi surat kendaraan, Satlantas Polres Blitar Kota juga memberikan perhatian khusus bagi para pemohon SIM. Guna meningkatkan angka kelulusan tanpa mengurangi kualitas kompetensi berkendara, petugas memberikan pelatihan uji praktik gratis.

Masyarakat diajarkan teknik-teknik berkendara yang benar sesuai dengan standar ujian. Hal ini disambut positif oleh warga karena dapat mengurangi rasa cemas saat menghadapi ujian praktik yang sesungguhnya.
Komitmen Pelayanan Prima

Program ini merupakan langkah nyata Polres Blitar Kota dalam memangkas sekat antara petugas dan masyarakat. Dengan adanya pendampingan langsung, diharapkan tingkat kesadaran warga dalam mematuhi aturan lalu lintas serta kelengkapan surat kendaraan di wilayah hukum Blitar Kota terus meningkat.

Program KDMP Desa Simo Rampung 100 Persen

Ngawi RN – Program Kegiatan Desa Membangun Produktif (KDMP) di Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, telah rampung 100 persen. Keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari kerja keras dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat, dengan pendampingan Babinsa Desa Simo, Koramil Kwadungan, Kodim 0805 Ngawi, Serda Yasin. Kamis (8/1/2026).

Sejak awal pelaksanaan, program KDMP mendapat dukungan penuh dari warga desa yang secara sukarela terlibat dalam setiap tahapan kegiatan. Sinergi antara aparat TNI dan masyarakat menjadi kunci utama terselesaikannya program tepat waktu dan sesuai target.

Babinsa Desa Simo, Serda Yasin, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dengan bekerja secara ikhlas dan penuh tanggung jawab, diharapkan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga desa.

Program KDMP merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Melalui penguatan kelembagaan ekonomi, salah satunya lewat Program Koperasi Merah Putih, diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan warga, serta mendorong kemandirian ekonomi desa.

Kepala Desa Simo Hariyanto, mengapresiasi peran aktif Babinsa dan seluruh warga yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan KDMP. Ia berharap hasil pembangunan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Desa Simo.

Dengan rampungnya program KDMP ini, Desa Simo diharapkan menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan berbasis kebersamaan, gotong royong, dan sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.(don)

Artikel Program KDMP Desa Simo Rampung 100 Persen pertama kali tampil pada Reportase News.