Polres Sumenep Tekankan Profesionalisme Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

SUMENEP — Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. memimpin kegiatan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026 sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas TA 2026 pada Senin (19/1/2026), bertempat di lingkungan Polres Sumenep.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan personel Polres Sumenep. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai perencanaan, pengelolaan, dan pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2026 sekaligus memperkuat komitmen integritas seluruh jajaran.

Acara diawali dengan paparan Kabagren Polres Sumenep Kompol Khoirul Anwar, S.H., M.H., yang menjelaskan struktur dan prioritas DIPA TA 2026 serta evaluasi penyerapan DIPA TA 2025. Dalam paparannya, Kabagren menekankan pentingnya efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas dalam penggunaan anggaran untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal.

Usai paparan, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K. memberikan arahan kepada seluruh peserta kegiatan. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa anggaran yang telah dialokasikan negara harus digunakan dengan tepat sasaran dan dipertanggungjawabkan secara transparan sesuai ketentuan.

“Anggaran yang sudah ada harus dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya, karena hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab kita kepada institusi dan masyarakat,” tegas Kapolres.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Tahun Anggaran 2026 oleh pejabat terkait sebagai bentuk komitmen mewujudkan pengelolaan anggaran yang bersih, profesional, dan berintegritas di lingkungan Polres Sumenep.

banner 400x130

Bupati Blitar: Prestasi Desa Harus Sejalan dengan Transparansi Anggaran

BLITAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memberikan penghargaan kepada 20 desa terbaik dalam Lomba Desa Kabupaten Blitar Tahun 2025 dengan menyerahkan 20 unit mobil dinas baru. Penyerahan hadiah tersebut digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja, inovasi, serta tata kelola pemerintahan desa.

Bupati Blitar, Rijanto, hadir secara langsung menyerahkan kendaraan dinas kepada masing-masing desa peraih penghargaan. Desa-desa tersebut antara lain Desa Tembalang Wlingi, Desa Kalimanis Doko, Desa Wonodadi, Desa Jatilengger Ponggok, serta 14 desa lain yang masuk dalam kategori terbaik tahun ini.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan bahwa pemberian mobil dinas ini merupakan bentuk dukungan Pemkab terhadap desa-desa yang mampu menunjukkan kinerja unggul, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Indikator utama penilaian meliputi pemerintahan desa, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelayanan publik. Hal-hal ini harus terus ditingkatkan agar desa mampu menjadi lokomotif pembangunan daerah,” ujarnya.

Rijanto juga menekankan pentingnya keselarasan kerja antara Camat dan Kepala Desa agar seluruh program pembangunan desa berjalan dengan optimal.

“Kepala desa dan camat harus sefrekuensi, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan efektif,” tegas Bupati.

Selain memberikan apresiasi, Bupati Rijanto menyampaikan catatan penting terkait pengelolaan anggaran desa. Ia mengingatkan seluruh kepala desa untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

“Rencana dan realisasi anggaran harus dibuka kepada masyarakat. Pengelolaan keuangan desa harus akuntabel, efektif, dan efisien agar dana betul-betul bermanfaat untuk kemajuan desa,” tegasnya.

Bupati Rijanto menambahkan bahwa Lomba Desa bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga instrumen evaluasi tata kelola pemerintahan serta pemicu semangat bagi desa-desa agar terus meningkatkan kinerja.

Dengan adanya penghargaan ini, Pemkab Blitar berharap desa-desa lain ikut termotivasi untuk memperkuat pelayanan publik, transparansi anggaran, dan inovasi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.