Revi Doyosi : Pemkab Lebong Harus Pokus Bangun Infrastruktur Yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Jembatan gantung yang rusak

LEBONG- Banjir bandang april 2024 yang melanda 7 kecamatan di kabupaten lebong masih meninggalkan penderitaan bagi masyarakat kabupaten lebong terutama bagi petani yang tinggal di daerah aliran sungai ketahun, dimana banyak infrastruktur yang rusak yang hingga saat ini belum diperbaiki Hingga membuat petani sulit untuk menjalankan aktivitasnya.

Terkait persoalan inprastruktur yang rusak, terutama jembatan gantung sebagai akses petani dalam aktivitasnya, anggota DPRD Kabupaten Lebong dail III dari partai demokrat Revi Doyosi meminta kepada pemerintah Kabupaten lebong agar lebih fokus untuk memperbaiki agar mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari hari. Saat di konfirmasi awak media melalui telpon menyampaikan bahwa saya mewakili masyarakat dapil III wilayah kecamatan topos meminta agar pemerintah kabupaten (dinas Terkait) lebih fokus untuk memperbaiki jembatan yang rusak di desa tik sirong yang luas areal perkebunan kurang lebih 800 hektar dan persawahan 30 hektar, jembatan yang rusak akibat banjir bandang april 2024 merupakan satu satunya akses masyarakat untuk ke kebun dan membawa hasil perkebunan, sudah setahun belum ada kejelasan dari pemerintah kabupaten, jika ini terus di biarkan maka akan berimbas membahayakan petani mengingat ke kebun harus menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk beraktivitas perkebunannya, jelasnya

Dampak banjir bandang juga menyisahkan kesusahan bagi masyarakat desa talang bunut kecamatan amen kabuaten lebong, jembatan gantung yang merupakan akses terdekat masyarakat menuju ke areal persawahan rusak akibat banjir bandang tahun 2024 yang hingga kini tak kunjung di perbaiki, masyarakat berharap dengan bapak bupati dan wakil bupati yang baru agar segera memerintahkan dinas Terkait untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak agar aktivitas petani bisa lancar.(Ded)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *