Dugaan Proyek Siluman di Desa Bengko, Rejang Lebong: Kades Bungkam, Identitas Proyek Tak Jelas

Breaking News108 Views

REJANG LEBONG- Terdapat dugaan proyek siluman di Desa Bengko, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Proyek yang dibangun pada tahun 2024 ini menuai kontroversi karena identitas proyeknya tidak jelas dan Kepala Desa Budiyono enggan memberikan konfirmasi kepada awak media.

Awak media yang mencoba meminta konfirmasi kepada Kepala Desa Budiyono terkait proyek tersebut di Desa Bengko, mendapatkan respon yang kurang memuaskan. Kades Budiyono memilih bungkam dan tidak memberikan penjelasan terkait proyek yang sedang berlangsung.

Masalah utama yang muncul dalam kasus ini adalah ketidakjelasan identitas proyek. Tidak ada papan informasi yang mencantumkan rincian proyek, seperti jenis proyek, nilai kontrak, dan jangka waktu pelaksanaan. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek tersebut memang sengaja disembunyikan dari publik.

Ketidakjelasan identitas proyek dan sikap Kepala Desa Budiyono yang enggan memberikan klarifikasi semakin menguatkan dugaan bahwa proyek tersebut adalah proyek siluman. Proyek siluman adalah proyek yang dibangun tanpa transparansi dan akuntabilitas yang jelas

Jika dugaan proyek siluman terbukti benar, maka hal ini dapat berdampak buruk bagi masyarakat Desa Bengko. Masyarakat tidak akan mengetahui manfaat dan tujuan proyek, sehingga mereka tidak dapat memberikan masukan atau pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Selain itu, ketidakjelasan identitas proyek juga dapat menimbulkan potensi korupsi dan penyelewengan dana.

Masyarakat Desa Bengko dan awak media berhak mendapatkan informasi yang jelas dan transparan terkait proyek yang sedang berlangsung di desa bengko. Penting bagi Kepala Desa Budiyono untuk memberikan penjelasan yang jujur dan terbuka kepada publik. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan dan mencegah terjadinya kesalahpahaman.

Kasus dugaan proyek siluman di Desa Bengko menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di daerah mereka. Masyarakat harus aktif menanyakan informasi terkait proyek, memeriksa papan informasi proyek, dan melaporkan jika ada indikasi penyimpangan atau pelanggaran.

Penting bagi pihak terkait, seperti pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan media massa untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Masyarakat Desa Bengko juga diharapkan untuk terus mengawal dan menuntut transparansi dalam pelaksanaan proyek di desa mereka.

Dugaan proyek siluman di Desa Bengko, Rejang Lebong, menunjukkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pembangunan. (MARLIN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *