Cegah Penyalahgunaan Internet, Diskominfo Sumenep Dorong Literasi Digital Pelajar

SUMENEP — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi tentang pentingnya literasi digital bagi pelajar SMA sederajat, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dalam memanfaatkan inte.s.bs secara bijak, aman, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai respons atas semakin luasnya penggunaan teknologi inte.s.bs dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, melalui Sekretaris Diskominfo Muhammad Nurdin, menegaskan bahwa pembekalan literasi digital sejak usia sekolah menengah menjadi kebutuhan mendesak.

“Di usia SMA, siswa sudah mengelola cukup banyak data dan informasi, baik untuk kepentingan pembelajaran maupun aktivitas digital lainnya. Oleh karena itu, pemahaman mengenai keamanan informasi dan pengelolaan data, baik secara manual maupun daring, sangat penting untuk ditanamkan sejak dini,” jelas Muhammad Nurdin.

Ia menambahkan, melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) ini, para siswa diharapkan memperoleh wawasan baru dari para narasumber, khususnya terkait cara menggunakan inte.s.bs secara cerdas, aman, dan etis. Selain itu, siswa juga didorong agar mampu menyaring informasi yang beredar luas di ruang digital agar tidak mudah terpapar hoaks maupun konten negatif.

Lebih lanjut, peningkatan kesadaran literasi digital ini diharapkan dapat berdampak pada perlindungan data dan informasi di lingkungan sekolah. Siswa yang diberi tugas atau tanggung jawab berbasis digital diharapkan mampu menerapkan prinsip keamanan informasi yang telah dipelajari.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa dan ujung tombak kemajuan di masa depan. Literasi digital harus terus dipacu agar mampu melindungi data dan informasi digital, sekaligus menularkan pemahaman positif ini kepada teman-teman di lingkungan sekolah masing-masing,” tambahnya.

Diskominfo Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang cakap digital, beretika, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi.

banner 400x130

Tokoh Muda NU, Ning Lia, Beri Pesan Pendidikan dan Motivasi di UNUSA

SURABAYA – Tokoh muda dan pegiat literasi, Ning Lia, hadir sebagai narasumber dalam program Podcast FKIP Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) pada Jumat (12/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pengalaman, gagasan, serta motivasi seputar dunia pendidikan, literasi, dan peran generasi muda dalam membangun ekosistem belajar yang lebih inklusif.

Dalam sesi podcast yang dipandu oleh tim Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNUSA, Ning Lia menekankan pentingnya menghadirkan ruang-ruang belajar kreatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepekaan sosial. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini bukan hanya tentang meningkatkan minat baca, tetapi juga bagaimana menjadikan literasi sebagai kebutuhan dan gaya hidup.

“Literasi itu bukan sekadar membaca buku, tetapi membaca realitas. Mahasiswa perlu dibekali kemampuan memahami konteks, berpikir kritis, dan berani mengambil peran,” ujarnya dalam dialog tersebut.

Selain mengisi podcast, Ning Lia juga berkesempatan mengunjungi Perpustakaan Kampus C UNUSA. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung fasilitas, koleksi buku, serta layanan literasi yang disediakan bagi mahasiswa dan publik. Ia mengapresiasi komitmen kampus dalam menyediakan ruang membaca yang nyaman, modern, dan mudah diakses.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang terkelola dengan baik menjadi salah satu faktor penting untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan kampus. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadikan perpustakaan sebagai tempat mengerjakan tugas, tetapi juga sebagai rumah pengetahuan yang bisa memperluas wawasan dan memperkuat daya pikir.

Pihak FKIP UNUSA menyambut baik kehadiran Ning Lia dan berharap dialog serta kunjungan tersebut dapat menguatkan kolaborasi dalam pengembangan kegiatan literasi di lingkungan kampus. Mereka menilai, pandangan Ning Lia yang dekat dengan isu pendidikan dan pemberdayaan pemuda mampu memberikan perspektif baru bagi sivitas akademika.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya FKIP UNUSA untuk menghadirkan figur-figur inspiratif yang dapat memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri, khususnya di tengah dinamika perkembangan dunia pendidikan yang semakin cepat.

Dengan berbagi pengalaman melalui podcast dan melihat langsung ekosistem literasi kampus, Ning Lia berharap kolaborasi antar komunitas, institusi pendidikan, dan generasi muda dapat terus diperkuat.

“Kita butuh anak muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli dan mau terlibat. Pendidikan adalah kerja bersama,” tutupnya.